Sabtu, 06 Agustus 2011

kejujuran dalam pada kenyataan sulit ditemukan

Cukuplah memandang dengan kedekatan, tanpa arti dan makna dari titian nilai nilai,

Arti dari persahabatan merujuk pada nilai kebenaran, titah suci mengajarkan petuah bukan asumsi pilihan akan kedektan ragawi, tapi kedekatan bathin yang suci ketemu sahabat yang sejati, tak memunculkan tak terlihat dipermukaan, dengan bijak kita menilai dengan sanjak kita berurai, penilain yang tak bijak dalam pandangan, memandang sebelah tanpa kepedulian sungguh ironis dalam kenyataan itu terjdi bertabrakan, dengan yang nyata kita saksikan, memnadang dengan sebelah mata cukup terang tak membuat cahaya terang menyinarkan, pandanglah sesatu itu dengan mata telanjang, hilang dari penamaan, hilang dari kedekatan ragawi, kedekatan emosional, ini yang membuyarkan kita, keluar dari kacamata yang benar, terang menghinggapi, kegelapan terlepaskan jadilah memandang dengan bintang terang jauh dari kacamata kepicikan memandang dengan terang tak ada kepentingan yang ada adalah kebenaran hakikinya mahluk tuhan sama dalam pergaulan sama dalam buain kasih sayang terlahir dengan atas nama tuhan.

Tak ada terang dalam sinarnya

menghargai dihargai dilepas diikatkan, ikatanlah yang menguatkan persapaan, bukan kejujuran yang mengisaratkan pertalian jadi persaudaraan, ikatan melupakan keberadaan, ikatan melupaskan kenyataan semua teralhir dari tuhan. kasih sayang menyertai kelahirannya. disanalah pertemanan jadi ikatan persaudaraan di temukan, tentu kejujuranlah yang membuat sulit kita rapatkan dalam hati dan kenyataan, terjerembab dengan kepalsuan, orang membuat lupa akan ikatanyang tak mengenal keberadaan, dalam menilai tentulah kenyataan itulah yang jadi acuan, janganlah lupa pandanglah dengan bintang terang, jauhkan pandangan yang menggelapkan, janganlah lupa ikatan yang jadi acuan, terang bersineergi dengan tuhan, pandanglah sesuatu dengan terang, tuhan akan segalanya..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar